Ada orang yang saya kenal yang rajin sekali beribadah, bahkan sering diundang ceramah diberbagai tempat, tapi perilakunya tidak sesuai dengan apa yang diucapkan, bahkan berani berbohong dan berani melakukan hal-hal yg merugikan orang lain untuk bisa mengangkat derajat dirinya, apa yang salah dengan orang ini???
Ada yang lain lagi, yg satu ini bangun subuh jam 3 pagi, kemudian mengaji di mesjid menggunakan speaker sampai waktu shubuh, kegiatan ini dia lakukan sudah hampir 2 tahun,begitu akunya kepada saya, tapi orang ini mencari nafkah dari jalan yang saya pikir tidak baik, orang ini mengambil uang keamanan dari orang lain/ perusahaan. Orangnya memang tinggi besar dan terlihat sangar...entahlah, apakah ini preman yang senang ngaji? atau apa ya...mudah-mudahan saja pikiran saya yang salah, tapi memang orang ini berbicara kepada saya juga agak-agak menekan seperti menunjukan kalau dia memang sangar, kuat dan bisa mematahkan tulang-belulang siapa saja yg berani menentangnya...piuhhhh..... mudah2an saja sy memang salah.
Ada juga yang lain, anak-anak pengajian (gak usah saya sebutkan halaqahnya), bicaranya menunjukan ketinggian ilmunya, pakai baju takwa, pokoknya mantap....tapi pas dikasih amanah pada memble, "pinjam uang mas Iip, nanti minggu depan saya kembalikan".....semingu lewat...dua minggu....sebulan...dua bulan...setahun....hiks..hiks...yang saya sesalkan kenapa orang yang seperti ini banyak sekali huehuehuhe....saya jadi bingung harus percaya sama siapa???
Jangan-jangan memang benar yang disabdakan Rasulullah, nanti akhir jaman umat islam banyak...tapi seperti buih dilautan...buihnya itu kebanyakan orang-orang munafik, orang yang kerjanya cari untung kesana kemari dengan menjual agama....hiks..hiks...sedih..sedih...
Ampuni aku ya Allah..... Ampuni aku ya Allah.....
Ampuni aku ya Allah.....
Tunjukan aku ke jalanMu dan tetapkanlah aku dijalanMu
wah ... gak aneh kok mas. itu fenomena... hehehe... kenyataan yang membingungkan. angkat aja tulisan mas ini ke : - masjid yang disitu dia ngaji, mudah2an dia baca dan sadar, mestinya dia bersikap ramah dengan orang. - sekretariat DPD,DPW bahwa fenomena ikhwah kalo bermuamalah pada payah. husnudzonnya sih mungkin dia malu, mungkin dia lupa. forget it ! waktu ngutang, adalah perintah dari Rasulullah saw untuk menghadirkan saksi dan... dicatat !!
kesalahan kita juga nggak mengamalkan 'best practice', dengan dalih.. "ah masak sih gak percaya, lha wong dia kan orang sholeh..."
Iya kang Andri...yang paling menyakitkan saya adalah ikhwan yang waktu itu saya bantu untuk biaya persalinan istrinya, dia menunggu saya sampai tertidur di masjid sampai jam 10 malam, karena saya pulang kantor kemalaman. Itu pun saya keliling dulu cari-cari utangan untuk dia atas nama saya karena uang saya sudah dipakai untuk keperluan lain....waktu mau pinjamnya wah seru banget...saya seperti ketemu sufi....istri saya juga meng-iyakan.....hehehe setelah beberapa bulan (entah persalinannya benar apa tidak...) kata teman saya uang saya dipakai dia untuk modal usaha.....saya sms...ganti nomor....saya kehilangan sekarang.....udah 3 tahun kali ....hiks..hiks....gemes nih pingin mukul....soalnya doi udah bawa-bawa nama rasulullah untuk bisa pinjam uang dari saya...
Ada lagi ikhwan yg saya bantu, waktu itu saya sampai ketinggalan pesawat ke Singapura, cuma untuk bela-belain transfer di ATM yg ada di bandara sukarno-hatta, yah....sama juga gak tau juntrungannya.....
Padahal semua saya lakukan karena saya ingin membantu Muslim biar pada maju...biar yang saya bantu nantinya bisa bantuin muslim yang lain....
Entahlah.....yang penting janji saya kepada Allah untuk membantu kaum Muslim sudah saya lakukan...walau hasilnya tidak memuaskan.....sekarang saya agak-agak apatis nih...sedih banget...
Ya Allah berikanlah kekuatan untuk bisa tetap istiqamah....
berniat baik membantu orang, tatapi malah dimanfaatkan. Tapi, kalau kita ikhlas, semua itu Allah yang membalas, yakinlah kemuliaan hati akan terus membuat orang itu semakin bercahaya dan kejadian2 yang dialami akan membuat orang yang berhati mulia akan semakin menunduk... diatas langit masih ada langit...
Betul yo, malam minggu kemarin main-main (silaturahmi) ke kiai di jalan kaliurang, dia bilang sama seperti yg ente bilang, dia juga bilang "kawan-kawan islam di LN menyayangkan muslim indonesia, katanya banyak muslim indonesia tidak bisa dipercaya....".....
Betul yo, malam minggu kemarin main-main (silaturahmi) ke kiai di jalan kaliurang, dia bilang sama seperti yg ente bilang, dia juga bilang "kawan-kawan islam di LN menyayangkan muslim indonesia, katanya banyak muslim indonesia tidak bisa dipercaya....".....
Aku mengagumi seorang mukmin. Bila memperoleh kebaikan dia memuji Allah dan bersyukur. Bila ditimpa musibah dia memuji Allah dan bersabar. Seorang mukmin diberi pahala dalam segala hal walaupun dalam sesuap makanan yang diangkatnya ke mulut isterinya. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Aku mengagumi seorang mukmin. Bila memperoleh kebaikan dia memuji Allah dan bersyukur. Bila ditimpa musibah dia memuji Allah dan bersabar. Seorang mukmin diberi pahala dalam segala hal walaupun dalam sesuap makanan yang diangkatnya ke mulut isterinya. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Sabar mas iip ..jalan masih panjang....
Terima kasih Mas Yusuf, semoga allah senantiasa membimbing kita untuk tetap dijalan yang lurus....aaamiin.
mmmmhh.....mudah2an itu cuma segelintir yah Mas, tapi kalo melihat pengalaman Mas Iip lha yoo....ngenes lan nggawe nesu tenan ! Keliatannya dan mungkin menunjukkan kalo dia 'alim' tapi.........ca pe de !
Semoga saja kita bisa belajar IKHLAS dari hal-hal seperti ini ya Mas....
ya semoga saja hanya segelintir ya mas, kalau saya tetap yakin dengan islam. ini mirip seperti yang disabdakan Rasulullah bahwa nanti akhir jaman orang islam banyak tapi kebanyakan adalah munafik. Seperti buih dilautan yang gampang diombang-ambing dan gampang hancur.